Pepadun.com, Nasional – Sosok Celine Olivia Apriani Theo menjadi perhatian dalam upacara detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).
Siswi SMK Negeri 5 Pontianak, Kalimantan Barat, tersebut dipercaya menjalankan tugas sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih dalam tim Paskibraka “Indonesia Berdaulat” pada upacara pengibaran bendera pagi hari.
Profil Singkat Celine Olivia Apriani Theo
Berikut profil singkat Celine Olivia Apriani Theo:
Nama : Celine Olivia Apriani Theo
Asal : provinsi Kalimantan Barat
Sekolah : SMKN 5 Pontianak
Status : Anggota Paskibraka Nasional 2026
Tugas : 17 Agustus 2026 Pembawa baki
Tim : Indonesia Berdaulat
Prestasi : Juara 2 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional 2024
Celine Olivia Apriani Theo kini tercatat sebagai salah satu putri Kalimantan Barat yang mendapat amanah penting dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dari seorang siswi SMKN 5 Pontianak hingga berdiri di Istana Merdeka membawa baki Bendera Merah Putih, perjalanan Celine menjadi bagian dari kisah generasi muda Indonesia yang dipercaya menjalankan tugas kenegaraan pada momentum kemerdekaan.
Sementara, dalam formasi utama penurunan bendera, Neeltje Deliana, perwakilan dari Provinsi Papua, dipercaya mengemban tugas penting dalam proses upacara sebagai pembawa baki bendera Merah Putih di halaman Istana Merdeka.
Lantas, seperti apa sosok Neeltje Deliana? Simak profilnya di bawah ini.
Profil Singkat Neeltje Deliana Insjowi Werimom
Gadis bernama lengkap Neeltje Deliana Insjowi Werimon lahir di Jayapura Papua pada 15 Mei 2010.
Putri dari pasangan Aiwoseinden Hendrik Werimon dan Steffi Edithya Florence Awon ini tergabung dalam tim Paskibraka ‘Indonesia Adil Makmur’ mewakili Provinsi Papua.
Berdasarkan keterangan Kesbangpol Kota Jayapura, Neeltje tercatat sebagai siswa dari SMA Negeri 8 Jayapura.
Diketahui bahwa Neeltje sempat melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat, sebelum akhirnya pindah ke Indonesia.
Neeltje tak hanya aktif sebagai pelajar di sekolah, dirinya pernah dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua OSIS.
Ia bahkan mempunyai latar belakang yang beragam, disebutkan Neeltje memiliki garis keturunan Papua, Maluku, Sunda dan Belanda. (*)
