Pepadun.com, Mancanegara – Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam meminta Pakistan untuk mendukung upaya memastikan penghentian segera serangan Israel terhadap Beirut dan warga sipilnya.
Pernyataan itu disampaikan Kantor Perdana Menteri Lebanon, Kamis, menyusul percakapan telepon antara Salam dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
Pakistan merupakan aktor kunci dalam proses gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Rabu (8/4) bahwa Selat Hormuz—yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair global—akan dibuka kembali, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Pada hari yang sama, pesawat tempur dan artileri Israel menyerang belasan permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota besar Tyre.
Trump mengatakan penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena keterlibatan gerakan Hizbullah.
Namun, Iran menganggap ini sebagai pelanggaran gencatan senjata yang dicapai pihaknya dengan Washington.
