Pepadun.com, Metro – Stok minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di Pasar Tradisional Kopindo Kota Metro dilaporkan langka dalam dua pekan terakhir.
Kelangkaan ini diduga dipicu oleh berkurangnya jatah distribusi yang diterima pedagang.
Pemilik toko kelontong di Pasar Tradisional Kopindo, Heri, mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan Minyakita.
Kondisi tersebut menyebabkan barang cepat habis. Meski tidak terjadi secara menyeluruh, pengurangan distribusi berdampak pada kenaikan harga di tingkat pengecer.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, distribusi Minyakita sebanyak 35 persen dikelola oleh Bulog, sementara 65 persen lainnya melalui pihak distributor.
Heri mengaku harga Minyakita yang diterimanya dari distributor saat ini berkisar antara Rp19.000 hingga Rp20.000 per liter.
Harga tersebut jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Akibat tingginya harga dan terbatasnya stok, pedagang terpaksa membatasi penjualan minyak goreng subsidi kepada masyarakat hingga pasokan kembali normal dan harga kembali stabil. (*)
