BerandaLifestylePenelitian Menunjukkan Hasil Mengejutkan dari Kebiasaan Berjalan Kaki

Penelitian Menunjukkan Hasil Mengejutkan dari Kebiasaan Berjalan Kaki

Published on

spot_img

Pepadun.com, Lifestyle – Penelitian berskala besar menunjukkan bahwa berjalan kaki adalah olahraga paling efektif dalam mengurangi risiko kematian dini dan memperpanjang umur.

Berjalan kaki adalah cara paling efektif untuk mengurangi risiko kematian dini hingga 17%.

Olahraga seperti jogging dan angkat beban juga dapat berkontribusi pada umur panjang, tetapi efektivitasnya lebih rendah.

Berbagai jenis olahraga (berjalan kaki + latihan kekuatan) secara signifikan mengurangi risiko penyakit dan kematian.

Sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan di jurnal BMJ Medicine telah mengidentifikasi latihan terbaik untuk umur panjang dan cara paling efektif untuk mempraktikkannya.

Studi berskala besar ini mengikuti lebih dari 170.000 orang selama 30 tahun.

Para ilmuwan dari Harvard TH Chan School of Public Health (AS), Chongqing Medical University (China), dan Yonsei University (Korea Selatan) menganalisis data dari total 173.229 peserta untuk menemukan latihan paling efektif untuk umur panjang dan membandingkan efektivitas latihan tunggal dan kombinasi beberapa latihan terhadap umur.

Para peserta melaporkan aktivitas seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, menaiki tangga, mendayung atau aerobik, olahraga raket, yoga dan peregangan, dan bahkan aktivitas berat seperti memotong rumput, berkebun, dan menggali. Selama periode tindak lanjut 30 tahun, 38.847 orang meninggal.

Secara mengejutkan, berjalan kaki menempati peringkat pertama dalam kemampuannya untuk memperpanjang umur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki adalah olahraga yang paling populer. Secara khusus, temuan tersebut membawa kabar baik yang mengejutkan bagi orang-orang ini: Berjalan kaki paling kuat dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dini dan peningkatan umur panjang, menurut situs berita sains Scitech Daily .

Secara khusus:

 Berjalan kaki membantu mengurangi risiko kematian dini hingga 17%.

Olahraga raket mengurangi risiko hingga 15%.

Senam aerobik atau mendayung mengurangi risiko sebesar 14%.

Latihan beban berkurang sebesar 13%.

 Lari cepat menurun sebesar 13%, sedangkan lari lambat menurun sebesar 11%.

Menaiki tangga mengurangi risiko Anda sebesar 10%.

Penggunaan sepeda menurun sebesar 4%.

Cara optimal berolahraga untuk hidup sehat dan panjang.

Para peneliti menyimpulkan bahwa berjalan kaki adalah olahraga paling dasar dan efektif untuk mengurangi risiko kematian dini dan memperpanjang umur. Namun, untuk memaksimalkan manfaatnya, berjalan kaki sebaiknya dikombinasikan dengan latihan kekuatan (angkat beban, squat, push-up) atau olahraga raket, menurut situs berita sains Scitech Daily.

Latest articles

Asosiasi Media Siber Lampung Bakal Gelar Diskusi ‘Lampung Mau Dibawa ke Mana?’

Pepadun.com, Metro- Sekretariat Bersama 3 organisasi berbasis perusahaan media, SMSI, AMSI dan JMSI Lampung...

Produk Tapioka Lampung Tembus Pasar Tiongkok

Pepadun.com, Lampung - Provinsi Lampung kembali menegaskan posisinya sebagai sentra utama tapioka nasional dengan...

Ekosistem Pers dan Impitan Beban Operasional Media

Pepadun.com, Lampung - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pesisir Barat, Ananda Yosan...

Ekspor RI Kuartal 1 2026 Catatkan Kenaikan 0,34% Persen

Pepadun.com, Nasional - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada bulan Maret 2026...

More like this

Asosiasi Media Siber Lampung Bakal Gelar Diskusi ‘Lampung Mau Dibawa ke Mana?’

Pepadun.com, Metro- Sekretariat Bersama 3 organisasi berbasis perusahaan media, SMSI, AMSI dan JMSI Lampung...

Produk Tapioka Lampung Tembus Pasar Tiongkok

Pepadun.com, Lampung - Provinsi Lampung kembali menegaskan posisinya sebagai sentra utama tapioka nasional dengan...

Ekosistem Pers dan Impitan Beban Operasional Media

Pepadun.com, Lampung - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pesisir Barat, Ananda Yosan...