Pepadun.com, Lifestyle – Berat badan ideal dihitung menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter (kg/m²).
Untuk standar orang Asia, kategori IMT ideal berada di angka 18,5 hingga 22,9, sedangkan angka di bawahnya berarti kurang dan di atasnya kelebihan berat badan.
Ada beberapa cara tapi yang paling gampang dan sering dipake itu Rumus BMI + Rumus Broca
1. Rumus BMI – Paling standar dipake dokter
Rumusnya:
BMI = \frac{Berat\ Badan\ (kg)}{Tinggi\ (m)^2}
Contoh: Tinggi 170cm, Berat 65kg
BMI = \frac{65}{1.7^2} = \frac{65}{2.89} = 22.5
Hasil BMI:
– < 18.5= Kurus
– 18.5 – 24.9= Ideal ✅
– 25 – 29.9= Kelebihan berat
– ≥ 30= Obesitas
2. Rumus Broca – Paling gampang diinget,
ini yg biasa dipake buat target berat badan ideal.
Laki-laki: Tinggi – 100
Perempuan: Tinggi – 100 – 10%
Contoh: Tinggi 170cm Laki-laki
`170 – 100 = 70kg` → Idealnya 65 – 75kg, toleransi ±5kg
Contoh: Tinggi 160cm Perempuan
`160 – 100 = 60` → `60 – 6 = 54kg` → Idealnya 49 – 59kg
3. Rumus Cepat versi WHO
Laki-laki: Tinggi – 100
Perempuan: Tinggi – 110
1. Ini cuma patokan. Otot lebih berat dari lemak. Atlet bisa BMI “kelebihan” padahal berotot.
2. Patokan paling enak: lingkar perut. Laki <90cm, Perempuan <80cm.
3. Yang penting tenaga enak, nggak gampang capek, tidur nyenyak. (*)
