Pepedun.com, Mancanegara – Durasi puasa Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026 di berbagai negara dunia menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.
Ada negara dengan jam puasa mendekati 20 jam, sementara di wilayah lain hanya sekitar 11 jam.
Perbedaan lama waktu berpuasa ini dipengaruhi oleh letak geografis, garis lintang, serta posisi matahari saat Ramadan berlangsung.
Durasi puasa Ramadan 2026 sangat dipengaruhi oleh posisi suatu negara terhadap garis khatulistiwa serta musim yang sedang berlangsung. Perbedaan jam puasa terjadi karena panjang siang dan malam yang tidak sama di setiap belahan bumi.
Saat Ramadan 2026 berlangsung pada Februari–Maret, belahan bumi utara masih berada dalam fase musim dingin menuju semi, sedangkan sebagian wilayah selatan mengalami musim panas atau akhir musim panas.
Faktor inilah yang membuat waktu terbit dan terbenam matahari berbeda-beda di setiap negara.
Daftar Negara dengan Durasi Puasa Terlama di Dunia 2026
Negara-negara di lintang tinggi, terutama dekat Lingkar Arktik, diperkirakan mengalami durasi puasa paling panjang pada Ramadan 2026.
Beberapa wilayah di Eropa Utara seperti Norwegia, Swedia, Finlandia, Islandia, hingga Greenland disebut dapat menjalani puasa lebih dari 16 jam, bahkan mendekati 20 jam di wilayah tertentu.
Fenomena ini terjadi karena matahari terbit sangat pagi dan terbenam sangat larut. Di sejumlah wilayah ekstrem, durasi siang bisa berlangsung sangat panjang.
Dalam beberapa laporan, kawasan seperti Swedia bagian utara, Greenland, dan Kanada utara dapat mengalami puasa hingga sekitar 18–20 jam tergantung tanggal dan posisi matahari.
Negara dengan Durasi Puasa Terpendek di Dunia 2026
Sebaliknya, sejumlah negara mengalami durasi puasa yang relatif lebih singkat.
Beberapa data menunjukkan bahwa negara seperti Prancis (Paris), Islandia (Reykjavik), Greenland (Nuuk), Finlandia (Helsinki), dan Rusia (Moskow) mencatat waktu puasa sekitar 11 jam lebih pada periode awal Ramadan 2026 .
Sementara itu, negara-negara di belahan bumi selatan seperti Brasil, Argentina, Uruguay, Chile, Afrika Selatan, hingga Selandia Baru diperkirakan memiliki durasi puasa sekitar 11–13 jam .
Perbedaan ini terjadi karena posisi matahari yang lebih cepat terbenam di wilayah tersebut pada periode Februari–Maret.
Bagaimana dengan Durasi Puasa di Indonesia?
Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa memiliki durasi siang dan malam yang relatif stabil sepanjang tahun.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa negara-negara khatulistiwa seperti Indonesia dan Malaysia umumnya menjalani puasa sekitar 12–14 jam setiap tahunnya .
Stabilnya posisi matahari di wilayah tropis membuat perbedaan waktu puasa tidak seekstrem negara-negara di lintang tinggi. (*)
