Pepadun.com, Kesehatan- Angka 32-40 kali kunyahan pada dasarnya bukan aturan yang mutlak. Jumlah kunyahan bisa berbeda tergantung tekstur makanan.
Makanan lunak seperi nasi atau buah matang mungkin membutuhkan lebih sedikit kunyahan, sementara makanan padat seperti daging atau kacang-kacangan memerlukan kunyahan lebih banyak. Namun, angka tersebut dapat digunakan sebagai panduan agar seseorang tidak makan terlalu cepat.
Mengunyah makanan dengan baik juga dapat membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan ringan, seperti perut begah dan gas berlebih. NDTV Food menyebutkan bahwa kebiasaan mengunyah secara menyeluruh dapat membantu kerja enzim pencernaan dan membuat sistem pencernaan lebih siap menerima makanan.
Mengunyah makanan hingga 32-40 kali bukanlah sekadar mitos atau aturan kuno. Kebiasaan ini dapat menjadi langkah kecil namun berdampak besar bagi kesehatan.
Hadits spesifik yang menyebutkan “kunyah 33 kali” secara eksplisit mungkin tidak ada dalam riwayat shahih, namun konsep ini adalah anjuran untuk mengunyah makanan dengan sempurna (perlahan) agar lumat.
Angka 32 atau 33 kali kunyahan sesuai jumlah gigi orang dewasa untuk kesehatan, sesuai dengan hadits umum seperti “kecilkan suapan dan baguskan mengunyahnya,” dan hadits tentang sepertiga perut untuk makanan, minuman, dan udara, yang semuanya mendukung makan perlahan demi pencernaan optimal.
Anjuran mengunyah dengan baik dan sempurna hingga makanan benar-benar halus sebelum ditelan, sering kali disebut sekitar 32 hingga 40 kali per suapan untuk memastikan pencernaan optimal, penyerapan nutrisi maksimal, dan meringankan kerja lambung.
Tujuannya bukan angka pasti, melainkan mengunyah sampai benar-benar lumat, sehingga manfaat medisnya seperti pencernaan lebih baik, mencegah tersedak, dan membantu penurunan berat badan tercapai.
Beberapa riwayat menyebutkan 32 kali, ada juga yang menyebut 40 kali, namun intinya adalah mengunyah sampai sangat halus.
Manfaat Medis:
Pencernaan: Meringankan kerja lambung, mempercepat penyerapan nutrisi, dan mencegah bakteri jahat berkembang.
Kontrol Berat Badan: Memberi sinyal kenyang ke otak lebih cepat, mencegah makan berlebihan.
Kesehatan Gigi & Mulut: Mengurangi risiko tersedak.
Fleksibilitas: Jumlah kunyahan bisa bervariasi tergantung jenis makanan; makanan padat butuh lebih banyak kunyahan daripada makanan lunak.
Inti Anjuran
Inti anjuran ini adalah makan secara perlahan, tenang, dan teliti, bukan hanya fokus pada angka, tapi pada kualitas proses pencernaan awal dalam mulut.
